TULISAN I
Produk Kreatif

”Banyak sekali
jenis sepeda yang ditawarkan untuk menjajal menuruni bukit dengan sebutan lain
downhill, namun kini folding bike juga mampu menuruni bukit dengan produk yang
ditawarkan oleh KOGA. Seli jenis Bergmonch pabrikan KOGA yang mampu menuruni
bukit layaknya downhill karena adanya suspensi pada frame tersebut. Sepeda yang
hanya mampu untuk menuruni bukit ini sangat praktis dengan berat hanya 9,5 kg
ini dapat dibawa kemana saja. Dengan lipatan yang mampu di bawa layaknya tas
ransel ini cukup praktis untuk dibawa-bawa kemana pun.”
Tanggapan
:
Produk tersebut sangat inovatif menurut kami, sepeda yang
dapat dilipat dan dijadikan ransel dengan tampilan yang keren pastinya. Untuk
sebagian orang sepeda ini akan sangat mempermudah bagi yang hobi naik turun
bukit karena dapat sekaligus dijadikan ransel jadi tidak perlu membawa sepeda
dan ransel secara terpisah. Namun berat dari tas yang sekitar 9,5 kg sudah
pasti sangat membebani si pengguna, untuk itu tidak semua orang akan dapat
menggunakannya dengan baik, apalagi mode sepeda hanya dapat digunakan untuk
menuruni bukit. Tapi untuk orang-orang yang tidak mempermasalahkan berat,
sepeda tas ini akan sangat membantu pastinya.
Kesimpulan :
Produk inovatif tersebut tidak berlaku untuk semua orang.
Nilai gunanya akan berbeda-beda tergantung faktor fisik si pengguna apakah ia
mampu untuk membawa tas seberat 9,5 kg, faktor medan bukit yang dapat atau
tidak dilalui oleh sepeda.
“Anak laki-laki menunjukkan kreativitas yang lebih besar
dari pada anak perempuan, terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak”
·
Q : Benarkah
demikian?
A : Ya,
benar.
·
Q : Mengapa
demikian?
A : Laki-laki lebih mengandalkan otak kiri dibbandingkan dengan perempuan
yang lebih kepada otak kanan, kapasitas kemampuan ruan gdi otak kanan laki-laki
lebih besar dibandongkan perempuan karena produksi hormon testosteron. Hormon
testosteron menghalangi pertumbuhan otak kiri pada laki-laki mengakibatkan
perkembangan dan kemampuan spasial otak kanan lebih dominan pada laki-laki.
Terlihat jelas pada
anak laki-laki yang cenderung lebih ahli dalam bermain musik, mengutak-atik
alat elektronik atau kendaraan, merancang sesuatu, atau dalam hal bermain video
game.
Sumber :
sepedasportku.com,
16 Maret 2015
www.citacinta.com, 16 Maret 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar