Selasa, 17 Maret 2015

Tulisan I Kreativitas dan Keberbakatan


TULISAN I
Produk Kreatif
  ”Banyak sekali jenis sepeda yang ditawarkan untuk menjajal menuruni bukit dengan sebutan lain downhill, namun kini folding bike juga mampu menuruni bukit dengan produk yang ditawarkan oleh KOGA. Seli jenis Bergmonch pabrikan KOGA yang mampu menuruni bukit layaknya downhill karena adanya suspensi pada frame tersebut. Sepeda yang hanya mampu untuk menuruni bukit ini sangat praktis dengan berat hanya 9,5 kg ini dapat dibawa kemana saja. Dengan lipatan yang mampu di bawa layaknya tas ransel ini cukup praktis untuk dibawa-bawa kemana pun.”




Tanggapan :
Produk tersebut sangat inovatif menurut kami, sepeda yang dapat dilipat dan dijadikan ransel dengan tampilan yang keren pastinya. Untuk sebagian orang sepeda ini akan sangat mempermudah bagi yang hobi naik turun bukit karena dapat sekaligus dijadikan ransel jadi tidak perlu membawa sepeda dan ransel secara terpisah. Namun berat dari tas yang sekitar 9,5 kg sudah pasti sangat membebani si pengguna, untuk itu tidak semua orang akan dapat menggunakannya dengan baik, apalagi mode sepeda hanya dapat digunakan untuk menuruni bukit. Tapi untuk orang-orang yang tidak mempermasalahkan berat, sepeda tas ini akan sangat membantu pastinya.

      Kesimpulan :
            Produk inovatif tersebut tidak berlaku untuk semua orang. Nilai gunanya akan berbeda-beda tergantung faktor fisik si pengguna apakah ia mampu untuk membawa tas seberat 9,5 kg, faktor medan bukit yang dapat atau tidak dilalui oleh sepeda.


 Pembahasan :

“Anak laki-laki menunjukkan kreativitas yang lebih besar dari pada anak perempuan, terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak”
·         Q : Benarkah demikian?
A : Ya, benar.
·         Q : Mengapa demikian?
A : Laki-laki lebih mengandalkan otak kiri dibbandingkan dengan perempuan yang lebih kepada otak kanan, kapasitas kemampuan ruan gdi otak kanan laki-laki lebih besar dibandongkan perempuan karena produksi hormon testosteron. Hormon testosteron menghalangi pertumbuhan otak kiri pada laki-laki mengakibatkan perkembangan dan kemampuan spasial otak kanan lebih dominan pada laki-laki.
Terlihat jelas pada anak laki-laki yang cenderung lebih ahli dalam bermain musik, mengutak-atik alat elektronik atau kendaraan, merancang sesuatu, atau dalam hal bermain video game.


Sumber :
sepedasportku.com, 16 Maret 2015
www.citacinta.com, 16 Maret 2015

Tugas I Kreativitas dan Keberbakatan


TUGAS I

A.    Definisi Konseptual Kreativitas
Kreativitas merupakan daya guna untuk menciptakan sesuatu yang baru, inovatif, unik, dan memiliki daya guna. Dapat berupa produk, pemikiran, dan lain-lain.

B.  Definisi Opeasional Kreativitas
“Kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkayam memperinci) suatu gagasan”. (Munandar 2009).
Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut dengan pikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru (http://id.wikipedia.org/wiki/Kreativitas).

C.  Definisi Kreativitas Menurut Clark
Berdasarkan hasil berbagai penelitian tentang spesialisasi belahan otak, mengemukakan : “Kreativitas merupakan ekspresi tertinggi keterbakatan dan sifatnya terintegrasikan, yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia yaitu : berfikir, merasa, menginderakan dan intuisi (basic function of thingking, feelings, sensing and intuiting)” (Jung 1961, Clark 1986).

D.  Teori Kreativitas
Teori yang melandasi pengembangan kreativitas dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:
1)      Teori Psikoanalisis
2)      Teori Humanistik
3)      Teori Cziksentmihalyi

D.1. Teori Psikoanalisis
Pribadi kreatif dipandang sebagai seorang yang pernah mengalami traumatis, yang dihadapi dengan memunculkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari bercampur menjadi pemecahan inovatif dari trauma.
Teori ini terdiri dari:

  • Teori Freud
Freud menjelaskan proses kretif dari mekanisme pertahanan (defence mechanism). Freud percaya bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif, mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal imajinasi.

  • Teori Ernest Kris
Ernest Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi seiring memunculkan tindakan kreatif.
Orang yang kreatif menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam pikiran tidak sadar.
Seorang yang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bisa seperti anak dalam pemikirannya. Mereka dapat  mempertahankan  “sikap bermain” mengenai masalah-masalah serius dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka mampu melihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan regresi demi bertahannya ego (Regression in The Survive of The Ego)

  • Teori Carl Jung
Carl Jung (1875-1967) percaya bahwa alam ketidaksadaran (ketidaksadaran kolektif) memainkan peranan yang amat penting dalam pemunculan kreativitas tingkat tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbul penemuan, teori, seni dan karya-karya baru lainnya.

D.2. Teori Humanistik
Teori Humanistik melikat kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat tinggi.
Teori Humanistik meliputi:

  • Teori Maslow
Abraham Maslow (1908-1970) berpendapat manusia mempunyai naluri-naluri dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan.
Kebutuhan tersebut adalah:
      1. Kebutuhan fisik/biologis
      2. Kebutuhan akan rasa aman
      3. Kebutuhan akan rasa dimiliki (sense of belonging) dan cinta
      4. Kebutuhan akan penghagaan dan harga diri
      5. Kebutuhan aktualisasi / perwujudan diri
Kebutuhan-kebutuhan tersebut mempunyai urutan hierarki. Keempat Kebutuhan pertama disebut kebutuhan “deficiency”. Kedua Kebutuhan berikutnya (aktualisasi diri dan estetik atau transendentasi) disebut kebutuhan “being”. Proses perwujudan diri erat kaitannya dengan kreativitas. Bila  bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki. Mereka mencapai “peak experience” saat mendapat kilasan ilham (flash of insight)

  • Teori Rogers
Carl Rogers (1902-1987) tiga kondisi internal dari pribadi yang kreatif, yaitu:
  1. Keterbukaan terhadap pengalaman
  2. Kemampuan untuk menilai situasi patokan pribadi seseorang (internal focus of evaluation)
  3. Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep.
D.3. Teori Cziksentmihalyi
Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisi genetis (genetic predispotition). Contoh : seorang yang sistem sensorisnya peka terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis dan peka terhadap nada lebih mudah menjadi pemusik.
  • Minat pada usia dini pada ranah tertentu
Minat menyebabkan seseorang terlibat secara mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga mencapai kemahiran dan keunggulan kreativitas

  • Akses terhadap suatu bidang
Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam bidang yang diminati sangat membantu pengembangan bakat.


Sumber :
tri.maryani.staff.gunadarma.ac.id (download folder kreativitas)

Jumat, 23 Januari 2015

Manusia dan Harapan



Pengertian Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan, manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi  sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi yang menyangkut masa depan. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, agar dapat terwujud maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh dan manusia wajib berdoa, karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Sebab Manusia Mempunyai Harapan
Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan, pada hakekatnya harapan adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menurut kodratnya, manusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak luput dari pergaulan hidup. Dua hal yang mendorong manusia bergaul dengan manusia lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

Doa
Doa adalah sebuah tempat untuk meminta,bersyukur,berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam berdoa kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon, kepada yang Maha Kuasa.

Kepercayaan
Berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Dasar kepercayaan ialah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu kepercayaan terdiri atas :
- Kepercayaan pada diri sendiri
- Kepercayaan kepada orang lain
- Kepercayaan pada pemerintah

Manusia dan Kegelisahan


Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang artinya tidak tentram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang ,tidak sabar, cemas. Jadi setiap manusia memiliki kegelisahannya sendiri sendiri dengan tingkat yang berbeda satu sama lain jika itu sudah parah  maka manusia akan mengeluarkan keringat dingin sebagai tanda ia merasa gelisah.
Macam2 kegelisahan :
1)      Kegelisahan negatif
Kegelisahan berlebih-lebihan yang melewati batas, seperti kegelisahan menanti-nanti sesuatu yang tidak jelas dan belum tentu ada
2)      Kegelisahan positif
Kegelisahan dalam arti yang baik, yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga
Cara mengatasi kegelisahan :
1.      Tenang
2.      Mencari akar masalah
3.      Instropeksi diri
4.      Konsultaasi
5.      Berfikir logis
6.      Berserah diri kepada Tuhan

Keterasingan
     Berasal dari kata asing yang berarti tidak di kenal. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu:
1.    Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
2.   Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun biasanya bersumber pada faktor yang pertama.
Kesepian
     Berasal dari kata sepi, Sebenarnya, kesepian bukan sekedar kondisi sendiri, tapi lebih condong  ke rasa. Perasaan kosong, sendiri, tidak diinginkan. Orang yang kesepian merasa rindu untuk berinteraksi dengan orang lain.
Terpaku pada kenangan lama dan penyesalan yang berkepanjangan merupakan contoh hal yang dapat menimbulkan kesepian
 
Tips Mengatasi Kesepian :
1.      Tingkatkan rasa percaya diri.
2.      Bergabung dengan beberapa kegiatan dalam komunitas
3.      Berteman dengan orang yang punya sikap dan menganut nilai yang sejalan dengan anda.
4.      Belajar untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
5.      Keluarlah dari kamar dan lakukan kegiatan di ruang publik meskipun tidak ada teman yang bisa menemani saat itu.
6.      Kadang kala kita merasa rindu bukan dengan orangnya saja tapi juga dengan kegiatan yang dilakukan bersama orang tersebut.
7.      Miliki binatang peliharaan.
8.      Sediakan waktu untuk keluarga.
9.      Pergunakan waktu luang anda untuk mempelajari keahlian baru

Ketidakpastian
       Berasal dari kata tidak pasti yang artiinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak menentu arah, tidak jelas.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti :
1.      Obsesi
2.      Phobia
3.      Kompulasi
4.      Histeria
5.      Delusi
6.      Halusinansi
7.      Keadaan Emosi

Rabu, 21 Januari 2015

Manusia dan Tanggung Jawab



TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya atau, tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingakah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung Jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.

Macam-Macam Tanggung Jawab
  • Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Contoh:
Sindii mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karena ia sudah terlambat datang kekantor dan menerobos lampu merah lalu ia harus berurusan dengan polisi karena telah melanggar aturan berlalu lintas akibatnya ia berada dikantor polisi. Konsekuensinya ia harus kekantor polisi dan tidak pergi kekantor. Itu adalah salah satu contoh tanggung jawab terhadap diri sendiri. 
  • Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Contoh:
Seorang ibu yang mempunyai tanggung jawab dan berkewajiban mendidik anak-anaknya dan seorang ayah yang mempunyai tanggung jawab dan berkewajiban untuk menafkahi keluarganya.
  • Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Contoh:
Andri merupakan salah satu warga desa Payobasuang, di desa tersebut sedang diadakan pembangunan masjid yang dilakukan secara bergotong royong. Andri di undang oleh ketua RT untuk dapat bergabung dengan warga lain dalam pembangunan masjid yang diadakan pada hari Minggu. Andri sebagai manusia yang sadar akan pentingnya hubungan sesama menghadiri dan ikut membantu dalam proses gotong royong dalam pembangunan masjid.
  • Tanggung Jawab Kepada Bangsa dan Negara
Contoh :
Pada pemilu presiden kemarin dua kandidat yakni Prabowo dan Jokowi bersama-sama berusaha menarik empati rakyat untuk dapat memilih mereka sebagai presiden. Didalam kampanye yang mereka lakukan, mereka selalu menaati aturan-aturan kampanye yakni tidak adanya ricuh atau bentrokan diantara kedua kubu, mereka juga membuktikan bahwa dengan sportif menerima hasil pemilu yang telah dilakukan tanpa adanya aksi anarkis.
  • Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Contoh:
Sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari. Namun terkadang kita masing sering meninggalkan sholat. Berarti kita sudah meinggalkan tanggung jawab kita terhadap tuhan. Untuk itu sebagai manusia yang rasa tanggung jawab kepada tuhan kita haruslah melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu.

Pengabdian dan Pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
a.)     Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.
b.)    Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu menagandung pamrih.